Skip navigation

Tanah Toraja atau biasa disingkat dengan sebutan Tator.. jadi jejak goresan hidupku di minggu ini,,,sebenarnya perjalanan yang  tidak saya sangka-sangka ,scedul awal sebenarnya saya cuma mengikuti kegiatan rutin dari tempat saya bekerja,yakni rapat koordinasi bulanan di Ibu Kota Kabupaten.

Agenda ke kota wisata Toraja hanya untuk petinggi-petinggi di tempat saya bekerja,dimana mereka-mereka sudah ada agenda kegiatan dengan beberapa kabupaten.

Selepas kegiatan rakor Kabupaten, tiba-tiba saya diinformasikan untuk ikut serta menemani perjalan sampai di Tanah Toraja, dan jadilah goresan singkat perjalan hidup ku di minggu ini.

Sebenarnya tidak banyak yang saya eksplorasi dari perjalanan saya di bumi kuburan batu. So pasti Tanah Toraja hampir tidak asing lagi di Indonesia,secara kebetulan juga tanah kelahiranku adalah tetangga dekat dgn Tator jadi ini kunjungan yg sudah kesekian kalinya buat saya.

Namun seingat saya ini pertama kalinya saya posting di blog wp “catatan kecil sebuah perjalanan hidup”…jadi saya tetap bergairah walau dengan cerita ala kadarnya.

Pukul 15,30 wita,jejak perjalanan kami mulai,dengan star di kota kabupaten Enrekang,,kami pun terbagi dalam tiga rombongan dengan mengedarai mobil..kami mulai bergerak menuju ke Tator  suasana udara sejuk sore hari jadi terasa pas menemani perjalanan kami…saat kami mulai menyusuri lereng gunung bambapuang  suasana hatipun semakin terasa tentram,dengan latar indah gunung nona  dan bukit-bukit di sekelilingnya…tidak terasa setelah satu jam perjalanan kami pun mulai memasuki wilayah kabupaten tanah toraja,,, bagi saya seperti ada sugesti tersendiri saat memasuki wilayah toraja,hawanya begitu kontras dengan wilayah kab tetangganya Enrekang…terasa semakin dingin.

Setelah kurang lebih 2 jam perjalanan kami pun tiba di kota  Makale,,kami langsung mengarah ke tempat penginapan yang sudah di sediakan oleh rekan-rekan di  Tator,,Hotel Sanggalla’ jadi persinggahan sekaligus jadi tempat kegiatan rekan-rekan saya.

Selanjutnya tidak banyak yang bisa saya ceritakan di kegiatan kami di tempat penginapan….saya juga lebih banyak istrahat di kamar Hotel.

Di keesokan harinya,jejak kami lanjutkan…kali ini kami mengunjungi pasar tradisional Kota Rante Pao..Ibu kota Kab Toraja Utara…disana kami dimanjakan  olh berbagai cendramata ala kerajinan tangan masyarakat Toraja,,,termasuk golok ala toraja.

Setelah puas dengan suasana pasar,kami pun beranjak menuju wisata alam,sayang sekali waktu perjalanan kami sudah tidak memungkinkan,sehingga kami hanya bisa mengujungi satu dari sekian objek wisata di toraja…Londa, dengan kuburan batunya jadi pilahan,..

Londa,merupakan gunung batu dengan goa-goanya..dan dijadikan tempat meletakkan peti mayat masyarakat Toraja,,hampir di setiap tempat dalam goa goa tersebut terdapat peti mayat, saat tim kami mengunjungi kuburan Batu Londa,,terdapat beberapa peti mayat yg kelihatannya masih baru….menurut cerita pemandu (pembawa lampu) bahwa tata letak peti mayat disesuaikan dengan kasta masyarakat toraja..yg semakin tinggi letak peti mayat maka semakin tinggi kasta seseorang…..

Sepanjang perjalanan kami,menyusuri goa tak henti-hentinya kami mengabadikan setiap moment bersejarah ini…..setelah puas kami pun beranjak keluar dari goa,,selajutnya perjalan pun kami lanjutkan ke sekitar tebing-tebing batu cadas Londa……pukul  17,30 wita..saatnya kami beranjak meninggalkan keindahan dengan Susana mistik di alam wisata Kuburan Batu Londa,,Makale Tanah Toraja….demikian sekilas goresan ku di Tanah Toraja…..

Iklan

One Comment

  1. Hi friends, its impressive piece of writing on the topic of teachingand completely
    defined, keep it up all the time.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: