Skip navigation

Menjadi seorang publisher bukan hanya sekedar nama ataupun julukan tapi bagaimana cara mu agar bisa di terima oleh advertiser dan tentunya visitor yang akan ngebaca blogmu seperti yang ada di info dunia maya ini.
 
Saat ini, ada banyak publisher yang hanya mengejar top one di serp google tanpa memikirkan kualitas kontent yang mereka tawarkan bahkan kontent copas pun tak jadi malasah, gilaa edann ! si mbak google pun tanpa ragu untuk mengindeks content copas tersebut, bukan hanya itu saja bahkan bisa jadi langsung di page one..
Pertanya’an yang sering muncul di otak ku :
  1.   Apakah si google sengaja membiarkan kontent copas tersebut di page one?
  2.   Apakah si google sengaja membiarkan publisher main copas untuk memenuhi data base mereka agar memperkaya search engine google ?
Itu hanya pertanyaan bodoh yang aku lontarkan tapi maaf konten copas hanya akan bertahan sebentar saja di page one, jikal bakal kena sapu oleh google dance, panda dan pinguin..
Mari kita budayakan menulis sediri, bilah perlu berhenti tergantung dengan search engine, seperti googel , bing dan lain lain.. kenapa ??
  1.  Google serta search engine lain meng’anggap diri mereka sangat penting, mereka lupa tanpa  publisher mereka cuman search engine biasa yang gak bakal bisa exist tanpa publisher,..
  2. Google lupa , bahwa publisher itu lebih penting dari pada advertiser.
Itu menurutku , ada banyak sekali kejadian yang baru baru ini terjadi, dimana googel banned adsense masal dengan alasan “ mengagu – iklan yang muncul di site anda membuat advertiser tidak nyaman !! saya sangat aneh dengan statement google tersebut.
Contoh  :
Jika : seorang publisher membuat website dengan nice tertentu,  seperti  ; traveling, gadget, dan komputer, maka secara tidak langsung isi dari website tersebut tentunya travelin, gadget dan komputer terus masalahnya dimana ? menurutku itu semua hanya rekayasa advertiser yang mengklaim ke pihak google bahwa iklan mereka banyak di clik dari site seorang publisher yang sudah jelas memiliki nice – komputer tetapi product si advertiser tidak ada yang membeli, trus siapa yang salahh ??  publisher atau advertiser? ..
SAYA hanya memohon kepada pihak GOOGLE mari kita sama –sama membangun kerja sama, antra publisher dan search engine..
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: