Skip navigation

Senja kembali menjemput , dan saat saya tak pernah membayangkan kalau saya akhirnya kembali di titik ini. Saat saya lebih sering termenung dalam langkah dan melihat sekeliling, membandingkan, dan menyesali banyak hal.

Menapaki jejak  dari satu tulisan ke tulisan lain di halaman ini membuat saya diliputi rasa tidak percaya. Dari mana kekuatan imaginasi itu dulu berasal. Saya terlena dalam buaian dan begitu menikmati semuanya. Menulis stiap jejak nafas dan langkahku. Bersosialita di jejaring. Dan mensyukuri banyak hal.

Saat senja perlahan menjemput malam   saya merasa seperti orang yang kalah. Dilanda gundah yang sangat. Cemas atas banyak hal yang belum nyata. Saya melihat harapan saya pupus, perlahan-lahan.

Pencapaian, eksistensi, penghargaan, waktu yang terbuang…

Kepala saya penuh sesak,kejenuhan semakin mengikis ku..
Berharap akan adanya jalan pelepas setelah ku semakin kehilangan diriku..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: