Skip navigation

,,aku hanyalah gelas.cerita yang tak pernah habis.

tuangkan sesukamu.tapi jangan semaumu.

janji ini telah terikat.siap berlayar.

badai ombak dan harapan.mungkin hanya masa mudalah semuanya indah.tai serasa roti.hujan menyibak berjuta harapan.

apa aku harus menyalahkan modin dan para saksi.

saat cincin melingkar dengan senyuman.

semua tak seperti rencana.

indah yang kita bayangkan.

begitu banyak retakan kita dapatkan.

masihkah kau mampu berlari,menemaniku hingga ujung hari.

dua anak belum cukup.

tak mampu mengimbangi egomu.gelora yang kau siram dengan bensin.

mungkin hanya masa mudalah semuanya indah.tai serasa roti

Fiksi Compasiana

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: