Skip navigation

 

 

 

 

 

 

Hari-hariku terasa kaku , saat mentari menjemput pagi

semuanya sirna dihempaskan kerikil tajam,

Saat matahari perlahan mendaki siangnya

tidak mampu menghilangkan rasa dinginnya tubuhku dalam peraduan.

Begitu banyak mimpi tentangmu yang menghiasi di setiap tidurku, ooh ratuku seorang.

Itulah Aku
Bukan untuk menghindari mu

Itulah perasanku…
Karena suara hati tak pernah menipu

Itulah isi hatiku…
Karena bicara kadang membuat lidah kelu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: