Skip navigation

wallmasry-q

Tergoreskan rasa di awal November 2012, perasaan gundah hidup,,

Sampai di detik bulan Nopember menjemput, aku masih terpuruk dalam pemahaman  batin.

Sebuah keyakinan akan keberadaan-Nya. Masih porak-poranda dalam relung hatiku.

Sebuah pengingkaran atas keberadaa-Nya.

Sebuah harapan aku masih bisa hidup apa adanya di sisi-Nya, aku tidak mau berpura-pura berada dalam golongan-Nya.

Melaksanakan segala tuntutan-Nya dengan berpura-pura. Hanya karena malu dengan sesama,malu kepada yang bukan berhak.

Menurutku terlalu Naif..!!

Dan ku berharap itu bukan pembenaranku karena aku belum bisa seperti mereka…

Tapi ya sudahlah..Dia yang lebih tahu..

Lebih baik menggoreskan keadaan hati yang belum jua terbuka menerima kenyataan dari-Nya..

Jujur,ku kadang iri mendengar ada segelintir manusia yang tiba-tiba mendapat ilham dari-Nya..

Kapan ya aku seperti mereka,,??ataukah itu  memerlukan trik khusus untuk mendapatkannya..??

Ahh..lagi-lagi kuterperangkap dalam ego ku.

Dalam lautan,keyakinan itu masih terus timbul tenggelam …

Belum jua mendapatkan ketetapan hati. Ketetapan dan keabadian yang tak pernah luntur,,lagi-lagi aku iri dengan kokohnya gunung bambapuang yang tetap teguh di tempatnya walau hujan dan teriknya matahari menghantam disetiap saat namun ia tetap kukuh di tempatnya dan tetap setia di bumi massenrempulu.

Saatnya, kukendurkan seluruh persendianku berat tubuhku bertumpu kebawah dan mengakar melalui kedua kakiku. Kubiarkan kedua tangan menggantung bebas di kedua sisi tubuh.

Kubiarkan udara mengaliri tubuhku secara alami,selama beberapa saat, sampai benar-benar kurasakan persendian kembali pada tempatnya semula.

Allahu Akbar,

Sebelum lanjut aku terdiam selama beberapa saat. Kupikir-pikir : mengapa jiwaku begitu sakit. Aku seperti merasa kehilangan jati diri. Yaa..Ampuuuuunn..Betapa Naifnya diriku.

“Ya Rabbi, betapa kumuhnya hatiku, aku telah angkuh, apa yang kumiliki selama ini ternyata bukanlah milik ku,,sungguh aku tidak tahu diri. Kini dengan persembahan jiwa ragaku . Ya Allah terimalah pengembalian jiwa ragaku. Tetapkanlah aku disisi-Mu. Dan sucikanlah kembali kalbuku.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: