Skip navigation

persimpangan_jalan

” saat jejak sudah berkata lain….

saat alur isi kepala  telah berbeda…

saat persepsi yang sama semakin menjauh….

dengan mengatupkan kedua telapak tangan…

ku mohon biarkanlah patahan ranting itu rapuh ditelan bumi…

biarkanlah persimpangan jalan itu abadi di tempatnya…..”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: