Lewati navigasi

Monthly Archives: November 2013

Photobucket
Selain dangke, Enrekang juga terkenal akan beras ketannya. Pulu’ Mandoti, salah satu beras lokal jenis ketan wangi yang langka. Hanya dapat tumbuh di wilayah pegunungan berketinggian 700 dpl, Desa Salukanan, Kecamatan Baraka, sekitar 60 km dari Kota Enrekang, ibukota Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.Beras ketan ini termasuk beras yang harganya paling mahal dari semua jenis ketan di Indonesia berdasarkan data Medio April 2012 kemarin. 5 Desa sebagai penghasil Pulu’ Mandoti yakni Desa Gandeng, Desa Piawan, Desa Pambuluran, Desa Tantido, dan Desa Mataring menjualnya dengan harga Rp 24.000 per liternya. Selain untuk dibuat Sokko’ alias nasi ketan, banyak pembeli beras Read More »

nge'Blog yu...!

Demi Masa

 

Hidup ini Hanya 1.5 Jam Saja

Bismillah. Menemani pagi ini, saya ingin share bahasan yang pernah saya dapatkan: “Hidup ini hanya 1,5 Jam Saja”.

Hidup ini ternyata teramat singkat. Allah SWT menyampaikannya dalam al Qur’an, al Hajj:47.

“..dan sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu”

Jika 1 hari akhirat=1000 th dunia, kita asumsikan 24 jam akhirat=1000 th dunia

Kalau rata2 usia hidup kita 60-70 th di dunia. Maka itu sama dengan 1,5 jam akhirat!

Singkat bukan? Pantaslah kalau kita selalu diingatkan masalah waktu (QS. Al Ashr). Bahkan Allah bersumpah atas waktu.

Ternyata hidup kita di dunia yang terasa lama hanya 1,5 jam dalam hitungan Allah SWT. MasyaAllah..

Hanya 1,5 jam kita bisa menikmati gemerlapnya kehidupan

Hanya 1,5 jam kita menikmati semua kehebatan kita di dunia

Hanya 1,5 jam kita juga bergulat dengan berbagai persoalan hidup yang menyesakkan.

Hanya 1,5 jam kita merasakan beratnya ujian dan…

Lihat pos aslinya 52 kata lagi

3278044564_492fe4fe57

# mentega 2 sdm
# air secukupnya
# garam secukupnya

2.Bahan untuk isinya :
* taoge 1/4 kilo
* wortel 2 buah
* pepaya (yang masih muda) 1buah
* kol (tergantung selera)
* udang atau daging sapi (tidak diwajibkan kok)
* bawang merah 4 siung
* bawang putih 3 siung
* garam secukupnya
* vetsin (MSG) secukupnya
* minyak goreng 3 sdm (untuk menumis)
* gula secukupnya
3.Bahan untuk kuah
* cabe secukupnya
* bawang putih 3 siung
* garam secukupnya
* gula secukupnya ; cuka
Cara pembuatan kulit :
terigu dicampur dengan mentega dan diaduk sampe menyatu,sedangkan air dan garam dicampur dalam satu wadah,dan dimasukkan sedikit demi sedikit pada bahan campuran terigu dan mentega (masih sambil diaduk-aduk) sampai adonannya menyatu,test dulu kalau kulitnya tidak terlalu kering atau encer,terlalu kering tambahin air,dan kalau terlalu encer tinggal tambahin terigunya,karena kalau terlalu kering atau encer kulitnya mudah sobek diemin lebih kurang 15 menit setelah itu siap dicetak.

Cara pembuatan isi :
potong wortel, tauge, kentang, kol, dan vermicelli tergantung selera deh mau isi apaan

bawang merah dan bawang putih diulek jangan terlalu halus,

panaskan minyak goreng kemudian tumis bumbu yg diulek sampai wangi,kemudian masukan air sedikit demi sedikit atau chicken broth

kemudian masukan gula,garam dan vetsin (opsional) secukupnya,setelah mendidih masukan potongan wortel dan kentang terlebih dahulu, diaduk lebih kurang 5 menit baru  masukan taoge/kol 2-3 menit langsung diangkat dan tiriskan.


Cara pembuatan saus

cabe dan bawang putih direbus,dan ditiriskan kemudian ulek halus 2 bahan tersebut dengan garam,kemudian dicampur  2 gelas air, kemudian tambahkan gula, campur sedikit cuka juga boleh.

 

sumber : http://tantegode.multiply.com/journal/item/28/Resep_Jalangkote

Menyelami Keindahan Bumi Massenrempulu.

Restoran Terbaik di Makassar.

Berbicara mengenai liburan, mungkin kita suka bosen dengan tempat liburan yang itu-itu aja. Pilihan favorit paling banter ke Mall lagi ke mall lagi. Sebenarnya banyak banget kegiatan yang mengasyikan dan cukup bermanfaat selain jalan-jalan ke mall. Diantaranya yaitu jalan-jalan ke Museum atau bertualang ke alam bebas. Untuk yang terakhir disebutin, kayanya bisa jadi kegiatan alternatif yang asyik buat ngisi waktu liburan.
Selain mengisi waktu luang, kita juga bisa mengamati alam sekitar yang masih ijo dengan udara yang seger ga kaya di kota Bandung yang udah mulai sumpek dan banyak polusi.Biaya nya pun terbilang cukup  murah meriah, kita bisa menikmati keindahan ciptaan Tuhan. Ya,Itung-itung nikmatin hidup dengan cara yang berbeda dan tentunya jadiin kita bersyukur apa yang Tuhan udah kasih ke kita berupa alam yang indah ini.
Kegiatan alam bebas pun banyak macamnya, seperti : hiking, trekking, bersepeda, panjat tebing  dan masih banyak kegiatan lainnya. Tinggal pilih mau yang mana sesuai dengan kemampuan kita dan juga sesuaikan juga dengan kondisi dompet kita. Sebelum kita memilih kegiatan yang akan dilakukan, sebaiknya kita mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai tempat yang akan dikunjungi, akses, medan yang akan dilalui serta hal lainnya untuk memudahkan kita. Dan yang terpenting pula adalah utamakan faktor keselamatan serta kondisi alam.

Nah, Jadi tunggu apa lagi. Kalo lagi liburan ayo kita berpetualang ke alam bebas.

komunitas satubumikita

Dari rutinitas tahunan, kembali kami mahluk-mahluk pemberdayaan mejejakkan kaki di sisi lain bumi Massenrempuluh tepatnya di suatu desa terpencil di bawah kaki gunung latimojong.

DSC03769Jum’at Pagi, tidak terasa waktu semakin cepat . Sepakat kami akan sampai di lokasi tepat pukul 9.00 wita.  Haa..Haa..lucu juga neh teman- teman ko mau naik gunung malah pada bawa raket…maksudnya apaan neh…??

Pukul 8.00 perlahan si black matic terseok-seok menyusuri jalan antah berantah,,,disana lobang disini jurang…hehe

semakin mendaki suasana pun semakin mengasikkan ..kiri kanan mata dimanjakan oleh pemandangan alam Bumi Massenrempuluh,,,pematang sawah bak tangga menuju ke langit, dan bukit-bukit yang terhampar diatara perkampungan.

Tak lupa hampir di semua sudut jalan kami manfaatkan untuk berpose mengabadikan keindahan,teng tepat pukul 9.15 wita kami sampai juga di lokasi dengan beraneka bumbu perjalanan…

copy4Bla..Bla..Bla, acara temu dengan masyarakat dengan di fasilitasi Kepala Desa pun berjalan dengan lancar…

selajutnya kami meuju ke lokasi rencana kegiatan tahun anggaran 2014, PNPM MPd..survey pun berlangsung…

dan Woww…ternyata kegiatan yang akan kami fasilitasi adalah rabat baton jalan setapak  ‘menuju masa depan’….

ini adalah akses  keseharian murid-murid TK dan SD di Desa tersebut,,sungguh miris saat hujan murid-murid di sekolah tersebut

harus berjibaku dengan lumpur untuk sampai di sekolah. makanya murid-murid di Sekolah tersebut rata-rata memakai sepatu kulit alami alias nyeker…hehe.

Setelah survey dan mengukur lokasi, kami pun istirahat sejenak sambil bersiap-siap Shalat Jum’at…

to be continued..

%d blogger menyukai ini: