Skip navigation

Monthly Archives: Mei 2014

kulihatkurasakudengar

jika suatu hari kau lupa rasanya bahagia, pinjamlah masa lalu, ada kita di situ–

Lihat pos aslinya

Iklan

Catatanku

Inilah pertanyaan yang menyelimuti banyak orang Indonesia menjelang Pilpres ini: siapa yang akan dipilih? Dua calon Capres-Cawapres akan adu head-to-head karena hanya ada dua pasang calon Presiden dan Wakil Presiden yang bertarung pada Pilpres 2014. Jokowi dan Jusuf Kalla diusung oleh PDIP, Nasdem, PKB, dan Hanura, sedangkan Prabowo dan Hatta Rajasa diusung oleh Gerindra, PAN, PKS, PPP, Golkar, dan PBB. Agaknya format Jawa-Luar Jawa masih menjadi jurus ampuh untuk memilih pasangan dan menarik pemilih.

Capres

Terus terang kedua pasang Capres dan Cawapres ini adalah pilihan yang kurang bagus, punya plus dan minus. Agak sulit menentukan mana yang akan dipilih, tetapi pada akhirnya nanti kita harus memilih yang terbaik dari yang terburuk.

Jokowi memang pemimpin yang tampil sederhana, tetapi bukan berarti dia tanpa kekurangan. Dia dipersepsikan sebagai pemimpin yang ingkar janji. Belum selesai menjalankan amanahnya sebagai Walikota Solo, loncat ke Jakarta, baru dua tahun di sebagai Gubernur Jakarta dia sudah loncat menjadi…

Lihat pos aslinya 612 kata lagi

to dp

kulihatkurasakudengar

kita dalam sepotong masa lalu, “ada campur tangan Tuhan dalam pertemuan kita…” katamu,
dan aku tak pernah menyesal, kamu juga kan?

Lihat pos aslinya

Processed with VSCOcam with b5 preset

jangan kau paksakan, tuan (putri), menyatukan cinta yang dipaksakan,

kutakutkan nantinya tak sesuai harapan– 

by:  https://kulihatkurasakudengar.wordpress.com/
 

dp

” Malam itu ,,,di kedai pinggir jalan beratap langit dengan ditemani sepiring penganan khas kotamu, ku duduk denganmu merajut masa,,dan cerita pun mengalir, di iringi dentingan gitar pengamen jalanan  kesukaanmu 🙂 yang setelah sekian lama ,di waktu ini pertemuan kembali denganmu kuanggap  adalah takdir yg terulang, dan menjadi temanmu adalah pilihan, tapi jatuh cinta denganmu itu sudah diluar kendaliku, aku jatuh cinta padamu, aku tak bisa menjelaskan kenapa aku jatuh cinta, karena kalo bisa dijelaskan itu namanya suka, bukan cinta ….sayang sepertinya takdir itu akan kembali kesemula, aku tidak perlu menceritakan sebabnya karena kau lebih tahu….”


Selamat malam kekasihku dan aku mengenangmu di tiap inci waktu yang berdetak seperti bintang yang mematuki udara malam.

Aku mencintaimu, sekali lagi mencintaimu….

seni-paku-paku-romantis-punya-perasaan-2

Mungkin aku memang harus belajar dua hal yg berbeda dalam satu waktu: belajar untuk mencintai dan melupakan sekaligus

%d blogger menyukai ini: